
Pejabat Federal Reserve menyampaikan optimisme bahwa inflasi mereda dan pasar tenaga kerja tetap kuat, mendukung kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih lanjut, meskipun dengan kecepatan yang terukur, menurut risalah rapat pada 6-7 November.
Pejabat mencatat bahwa keputusan kebijakan moneter bergantung pada tren ekonomi dan memperingatkan agar tidak melakukan pemangkasan suku bunga sebelum waktunya. Volatilitas dalam data terkini dan ketidakpastian tentang dampak suku bunga netral terhadap aktivitas ekonomi membuat pembuatan kebijakan menjadi sangat menantang.
Beberapa peserta menyarankan untuk mempertahankan suku bunga pada tingkat yang ketat jika inflasi berlanjut, sementara yang lain menganjurkan pemangkasan yang dipercepat jika pasar tenaga kerja melemah. Rapat tersebut menghindari pembahasan implikasi ekonomi dari kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden baru-baru ini, tetapi mengakui perlunya fleksibilitas.(yds)
Sumber: Trading Economic
Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan ...
Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama pidatonya di Seminar Presiden Bank Asosiasi Bankir Califor...
Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko terhadap target lapangan kerja dan inflasi bank sent...
Presiden Bank Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, mengatakan prospek kebijakan moneter tetap berada dalam keseimbangan yang rapuh mengingat tekanan yang saling bertentangan dari meningkatnya pengang...
Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang risiko yang dihadapi ekonomi AS saat ini, menurut cat...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...